Cara Ini Agar Tidak Keracunan Saat Makan Seafood


Beragam jenis ikan-ikanan, kerang, cumi-cumi, kepiting, serta udang merupakan sejumlah macam makanan laut yang tidak jarang ditemukan di pasaran. Selain dapat menimbulkan alergi pada sejumlah orang, makanan laut juga dapat mengakibatkan siapa saja merasakan keracunan.

Khususnya andai seafood itu tidak dalam situasi segar. Kandungan merkuri, ternoda bakteri atau virus, dan telah dalam situasi basi, pun merupakan sejumlah penyebab keracunan seafood yang seringkali terjadi.

Nah, supaya Anda tenang saat mencicipi hidangan seafood favorit, usahakan pahami dulu aturan urgen berikut ini:

1. Perhatikan situasi seafood sebelum membeli

Langkah kesatu guna menghindari keracunan seafood ialah dengan mengamati secara cermat bagaimana kondisi jasmani seafood tersebut. Saat berkeinginan membelinya, pastikan kita tidak melulu mempertimbangkan harganya yang murah.

Amati pun ciri-ciri jasmani yang terlihat pada seafood, seperti situasi mata, sisik, insang, daging, serta unsur tubuh lainnya dari ikan. Atau andai Anda berencana melakukan pembelian jenis makanan laut yang lainnya, misalnya kerang, kepiting, udang, atau cumi-cumi, simaklah semua unsur fisiknya.

Pastikan tidak terdapat bau busuk, asam, atau bau mengherankan lainnya yang menandakan bahwa makanan laut itu tidak dalam suasana segar. Hal ini pun berlaku untuk produk seafood kemasan.

Cek tanggal kedaluwarsa serta penjelasan lainnya yang tercantum pada label produk, dan hindari melakukan pembelian seafood kemasan yang terlihat rusak, penyok, atau menggembung. Sebab produk tersebut bisa jadi telah terkontaminasi oleh bakteri.

2. Simpan seafood di lokasi yang tepat

Risiko keracunan seafood tidak saja berasal dari makanan laut yang bukan lagi berkualitas, namun juga dapat ditimbulkan sebab seafood tersebut ditaruh di lokasi yang salah.

Sering tidak disadari bahwa membubuhkan makanan laut pada suhu ruangan dalam masa-masa lama, atau mengencerkan makanan laut di ruangan tersingkap tanpa direndam dalam air dapat menciptakan makanan laut ternoda bakteri dan virus.

Bahkan, bakteri yang terdapat pada seafood mentah tersebut dapat dengan mudah beralih ke makanan beda di sekitarnya. Jadi, usahakan guna menyimpan seafood di dalam lemari pendingin maupun freezer sampai lantas siap diolah.

3. Cuci bersih seafood sebelum dimasak

Mencuci barangkali tidak dapat menghilangkan sepenuhnya virus, bakteri, atau kotoran yang melekat di dalam tubuh ikan. Namun paling tidak, Anda dapat mengecek pulang dan meminimalisir kotoran yang terlihat di jasmani ikan sampai-sampai nantinya siap guna dimasak.

Misalnya menghilangkan sisik ikan yang masih menempel, insang ikan yang barangkali terlewat guna dikeluarkan, tinta cumi yang masih melekat di tubuh, dan beda sebagainya.

4. Masak seafood hingga matang sempurna

Hati-hati, kegemaran makan seafood mentah, laksana sushi dan sashimi, berisiko menciptakan Anda keracunan seafood. Maka itu, salah satu teknik terbaik untuk menangkal keracunan makanan laut ialah dengan mengolahnya hingga matang sempurna.

Dengan begitu, bakteri dan virus seringkali akan segera mati sesudah dimasak dengan tepat. Akan tetapi, pastikan kita telah membasuh tangan dengan sabun dan air mengalir terlebih dahulu sebelum mengubah seafood, ya!

Cara Ini Agar Tidak Keracunan Saat Makan Seafood