Cara Mencegah Rumah Menjadi Sasaran Perampokan



Kejahatan memang susah untuk ditebak karena siapa saja dapat menjadi korbannnya. Pelaku dapat saja memilih secara random korbannya atausudah lama meneliti celah untuk mengerjakan kejahatan. Beberapa ketika yang lalu, ibukota dihebohkan dengan permasalahan perampokan sadis pasutri kaya pengusaha garmen yang ditemukan jenazahnya di Sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah.

Siapa sangka pelakunya merupakan orang dalam yaitu mantan sopir korban. Tragedi nahas tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadapketenteraman rumah. Lalu apa yang mesti dilaksanakan untuk menghindari terjadinya perampokan di rumah? Simak sejumlah tips menangkal hunian menjadi sasaran maling inilah ini:

Beranda Rumah Terang

Hati-hati andai bagian beranda lokasi tinggal Anda terlihat gelapsebab dapat mengundang orang untuk mengerjakan kejahatan. Pastikan lampulumayan menerangi unsur depan sampai-sampai tak terdapat celah untuk maling guna menyelinap masuk ke beranda sebab gerak-geriknya gampang terlihat oleh orang beda maupun empunya rumah.

Berikan Penghalang

Berikan penghalang laksana tanaman di pagar serta pasang tirai dan teralis di jendala. Hal ini dimaksudkan supaya maling tidak bisa langsung melihat suasana hunian dan mempersulit mereka guna menerobos masuk.

Gembok dan Lonceng atau Bunyi-Bunyian di Pagar

Gantungkan lonceng yang bakal berbunyi masing-masing pagar lokasi tinggal bergerak supaya Anda bisa lebih mula mewaspadai tamu tak diundang.

Buat Slot Pintu Ganda dan Lubang Intip Pintu

Di samping kunci rumah, Anda dapat meningkatkan ketenteraman menggunakan slot pintu tambahan sampai-sampai dapat memperlambat pergerakan perampok ke dalam rumah. Di samping itu, Anda bisa pula memasang lubang intip laksana yang seringkali dipasang di pintu hotelsupaya dapat segera mengawasi suasana di luar rumah andai ada urusan mencurigakan.

Minta Nomor Telepon Petugas Keamanan

Simpan nomer emergency di dalam telepon genggam Anda laksana nomor telepon petugas ketenteraman lingkungan rumah supaya dapat dapat segera melapor saat melihat kejanggalan.

Titip Rumah Ke Tetangga atau Petugas Keamanan

Ketika bepergian ke luar kota, tidak boleh lupa titip kunci ke tetangga atau petugas keamanan. Minta pertolongan mereka guna meyakinkan lokasi tinggal tetap terkunci sekitar ditinggal. Jika benar-benar percaya, usahakan titipkan kunci guna mematikan dan menghidupkan lampu teras. Seringkali lampu depan lokasi tinggal tetap menyala ketika siang hari yang justeru menandakan bahwa hunian kosong.

Batasi Akses Asisten di Rumah

Sebaiknya jaga hubungan dengan pekerja di rumah. Jangan sampaimemunculkan sakit hati karena tidak sedikit juga permasalahan perampokan yang dilatarbelakangi oleh dendam. Jangan terlampau terbuka, sekalipun untuk asisten yang telah lama bekerja bahwa tersimpan tidak sedikit harta benda di dalam rumah. Bisa saja pekerja yang tadinyamelulu bekerja justeru jadi berniat mencuri.

Berhati-hati Menyimpan Harta Benda

Jangan sembarangan menyimpan barang berharga laksana perhiasan dan brankas. Sebisa barangkali simpan di lokasi yang tidak biasa dan tidakgampang dilihat. Anda dapat membuat lubang tembok atau lantai guna menyembunyikan brangkas.

Pasang CCTV

Memasang CCTV tak melulu memudahkan guna mengidentifikasi pelakudurjana setelah terjadi, namun pun dapat menolong mencegah terjadinya perampokan. Meskipun tidak terjadi kehilangan di lokasi tinggal Anda,terdapat baiknya untuk memeriksa secara rutin rekaman yang ada guna mengecek bilamana terdapat kegiatan yang memunculkan kecurigaan dari seseorang di dekat rumah. Putar rekaman per hari supaya Anda bisa merekap apakah terdapat orang yang sedang diam-diam mengintai.

Buat Jebakan Maling

Anda dapat mencoba membuat sejumlah jebakan laksana memasang alarm anti maling di pintu, jebakan barang yang terjatuh saat membuka pintu, dan sebagainya guna dapat memperlambat pergerakan maling, bahkan membatalkan niat pelaku durjana melancarkan aksinya.

Cara Mencegah Rumah Menjadi Sasaran Perampokan